Sabtu, 29 Mei 2010

RPP AUTIS

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SLB …….

TEMA : Diri Sendiri

KELAS/SEMESTER : TKLB/ I

MATA PELAJARAN : Bahasa, Kognitif, Fisik/Motorik, Seni

ALOKASI WAKTU : 5x pertemuan

A. STANDAR KOMPETENSI :

1. Anak mampu mengenal berbagai konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari

2. Anak mampu mendengarkan, berkomunikasi, memiliki pembendaharaan kata dan mengenal symbol-simbol yang melambangkannya

B. KOMPETENSI DASAR :

Anak dapat mengenal konsep dasar warna

C. INDIKATOR :

1. Anak dapat melakukan perintah/instruksi sederhana “samakan” dengan benar

2. Anak dapat menunjukkan dua dari tiga warna

3. Anak dapat menirukan gerakan guru dengan benar

4. Anak dapat menyamakan warna merah dengan merah

5. Anak dapat menyamakan warna hijau dengan hijau

6. Anak dapat menyamakan warna kuning dengan kuning

D. TUJUAN :

1. Dapat melakukan perintah sederhana satu tahap (instruksi “samakan”)

2. Dapat menunjukkan dua dari tiga jenis kartu warna (merah, kuning, hijau)

3. Dapat menirukan gerakan guru mengambil kartu warna merah

4. Dapat menyamakan warna

E. KEMAMPUAN AWAL :

1. Anak dapat melaksanakan instruksi “tirukan”

2. Anak sudah dapat duduk mandiri dikursi

3. Anak dapat melakukan kontak mata

F. MATERI AJAR :

1. Melakukan perintah sederhana satu tahap

2. Menyamakan warna

G. MEDIA :

Kartu warna

MERAH KUNING HIJAU

H. METODE PEMBELAJARAN :

1. Demonstrasi

2. Pemberian tugas

I. KEGIATAN PEMBELAJARAN :

1. Kegiatan Awal

a. Mengkondisikan siswa, untuk mengikuti pembelajaran

b. Duduk mandiri di kursi

c. Kontak mata

d. Berdoa

2. Kegiatan Inti

a. Siswa duduk mandiri di kursi

b. Siswa melakukan kontak mata ketika dipanggil namanya

c. Siswa melakukan kontak mata ketika diperintah / diinstruksi

d. Siswa menyamakan satu kartu warna merah dengan instruksi samakan

e. Siswa menyamakan satu kartu warna merah dengan posisi berpindah-pindah

f. Siswa menyamakan satu kartu warna merah dengan satu kartu pengecoh, jika siswa sudah dapat mengerjakan ditambah dengan dua pengecoh sampai siswa paham

g. Siswa dan guru menyanyikan pelangi-pelangi

3. Kegiatan Akhir

a. Guru dan siswa mengulang kembali materi yang diajarkan

b. Mengakhiri pelajaran dengan menyanyi

c. Berdoa sesudah belajar

J. EVALUASI / PENILAIAN

1. Prosedur penilaian

Penilaian dilakukan pada saat proses belajar mengajar berlangsung

2. Jenis test

a. Unjuk kerja

b. Pengamatan


K. SOAL TES

1. Ambil merah

2. Ambil kuning

3. Ambil hijau

4. Samakan

Yogyakarta, 27 Mei 2010

Guru Kelas

………………

KELOMPOK 5

1. UMU AFIFAH L : SLB DIAN AMANAH

2. IIS NURLAELA : SLB NEGERI 4 YOGYAKARTA

3. AULIA WIDYA P : SLB SUTA WIJAYA

4. IRA MAYASARI : SLB NEGERI 1 WONOSARI

5. DEWI ANGGRAENI : SLB PGRI TRIMULYO

6. ARIFIN : SLB MUHAMMADIYAH DEKSO

Selasa, 04 Mei 2010

IDENTIFIKASI ANAK TUNADAKSA

LAPORAN PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING
(BIMBINGAN BELAJAR DAN SOSIAL/KEPRIBADIAN)
DI SLB MUHAMMADIYAH DEKSO
DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS AKHIR
MATA KULIAH BIMBINGAN KONSELING ANAK LUAR BIASA
DOSEN PENGAMPU : TIN SUHARMINI, M.Si.

DISUSUN OLEH
ARIFIN (07103249104)
PROGRAM KUALIFIKASI S-1 PENDIDIKAN LUAR BIASA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
TH. 2007/2008

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Drs. RUBIJO

NIP : 131995658

Jabatan : Kepala SLB Muhammadiyah Dekso

Menerangkan bahwa:

Nama : ARIFIN

NIP : 490033367

NIM : 07103249104

Benar benar telah melaksanakan Bimbingan Konseling di SLB Muhammadiyah Dekso selama satu bulan (Sebelas kali pertemuan)

Dosen Pembimbing Kepala Sekolah

TIN SUHARMINI, M.Si. Drs. RUBIJO

NIP. NIP. 131995658

DARTAR ISI

Halaman Judul …………………………………………………………………….. i

Halaman Pengesahan ……………………………………………………………… ii

Daftar isi …………………………………………………………………………... iii

Kata Pengantar ……………………………………………………………………. iv

BAB I. ORIENTASI SEKOLAH DAN PERMASALAHANNYA …………… 1

A. Orientasi Sekolah …………………………………………………... 1

B. Profil sekolah ……………………………………………………………... 2

C. Orientasi Kasus …………………………………………….............. 20

D. Hasil Assesment ……………………………………………............. 21

E. Permasalahan ………………………………………………………. 22

BAB II. RANCANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING …………………. 23

A. Strategi Bimbingan Dan Konseling ……………………………….. 23

B. Media Bimbingan Dan Konseling …………………….................... 23

C. Tehnik-Tehnuk Bimbingan Konseling ……………………………. 25

D. Waktu Pelaksanaan ………………………………………………... 26

BAB III. PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING …………………….. 27

A. Rancangan Program Bimbingan Individual Melalui Program IEP ……. 27

B. Jadwal Program Bimbingan ………………………………………... 29

C. Pelaksanaan Bimbingan …………..................................................... 30

BAB IV. EVALUASI DAN TINDAK LANJUT ……………………………….. 32

A. Motorik halus ………………..…………….………………………. 32

B. Berkaitan Dengan Tingkah Laku ……………………………………….. 32

C. Rancangan Tindak Lanjut ………………………………………… 32

D. Pengalaman Belajar Yang Diperoleh ……………………………... 33

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………… 34

KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah atas petunjuk dari Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik. Salawat serta salam penulis sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi suri tauladan dan rahmatan lil alamin.

Laporan bimbingan dan konseling anak luar biasa ini disusun setelah penulis melakukan bimbingan dan konseling di SLB Muhammadiyah Dekso dan mengadakan home visit di rumah subyek. Pelaksanaan bimbingan dan konseling serta penyusunan laporan ini tidak lepas dari dukungan serta bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu terima kasih penulis ucapkan kepada:

a. Ibu Tin Suharmini, M.Si. selaku dosen pengampu mata kuliah Bimbingan dan Konseling Anak Luar Biasa yang telah memberikan bimbingan dan kesempatan penulis untuk melakukan bimbingan dan konseling.

b. Drs. Rubijo, selaku kepala sekolah SLB Muhammadiyah Dekso yang telah memberi ijin untuk melakukan bimbingan dan konseling.

c. Ibu Kusminah selaku wali kelas III SLB C yang telah banyak memberikan keterangan dan informasi yang dibutuhkan.

d. Orang tua/wali murid subyek bimbingan dan konseling yang telah memberikan pelayanan dengan baik selama mengadakan home visit.

e. Subyek yang telah bersedia untuk praktek bimbingan dan konseling.

f. Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.

Semoga peran serta dan amal baik dari berbagai pihak di atas mendapat balasan yang mulia dari Allah Yang Maha Esa. Penulis mohon adanya kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan ini.

Akhirnya penulis berharap semoga laporan ini bermanfaat bagi penulis maupun bagi pihak yang membutuhkan.

Yogyakarta, 18 Juni 2008

Penulis

Arifin



BAB I

ORIENTASI SEKOLAH DAN PERMASALAHANNYA

A. ORIENTASI SEKOLAH

B. ORIENTASI KASUS

C. HASIL ASSESMENT

D. PERMASALAHAN

BAB II

RANCANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. STRATEGI BIMBINGAN DAN KONSEING

B. MEDIA BIMBINGAN DAN KONSEING

C. TEHNIK-TEHNIK BIMBINGAN DAN KONSEING

D. WAKTU PELAKSANAAN

BAB III

PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING

A. LATIHAN PERSEPSI AUDITORIK

B. LATIHAN PERSEPSI VISUAL DAN KINESTETIK

C. LATIHAN FORMASI DARI SISTEMA PERSEPSI

BAB IV

EVALUASI DAN TINDAK LANJUT

A. HASIL BIMBINGAN DAN KONSELING

B. RANCANGAN TINDAK LANJUT

C. PENGALAMAN BELAJAR YANG DIPEROLEH

DAFTAR PUSTAKA



BAB I

ORIENTASI SEKOLAH DAN PERMASALAHAN

A. Orientasi Sekolah

SLB Muhammadiyah Dekso berada di pegunungan menorah yang masuk wilayah Kabupaten Kulon Progo di bagian utara. Secara tepatnya beralamat di Jl. Dekso-Samigaluh Km 2 Banjararum Kalibawang Kulon Progo. Sekolah menempati tanah pegunungan kecil (gumuk) yang berlokasi di tepi jalan, lingkungan sekolah adalah persawahan namun di sebrang jalan juga berdiri sekolah SMA Negeri Kalibawaang. Lokasi sangat cocok untuk proses belajar mengajar karena jauh dari keramaian serta didukung lingkungan sekitar banyak pepohonan rindang sehingga udaranya sejuk dan bebas dari polusi udara.

Sekolah ini menyelenggarakan pendidikan untuk anak tunanetra, tunarungu wicara, tunagrahita baik tingkat ringan maupun sedang serta tunadaksa. Pelayanan pendidikan mulai dari tingkat taman kanak – kanak luar biasa (TKLB) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). SLB Muhammadiyah Dekso berdiri pada tahun 1989. Pada mulanya SLB menempati lokasi aula SPG Muhammadiyah Dekso, dengan ruang kelas yang disekat-sekat menggunakan papan kayu, setelah SPG tutup SLB menggunakan ruang-ruang kelas peninggalan SPG hingga sekarang.

Tenaga pengajar/guru pada saat itu masih perjuangan (wiyata bhakti) semua, baru setelah tahun 1992 mendapat bantuan guru dpk. Sekarang sudah mempunyai tenaga pengajar tetap/PNS 8 orang, wiyata bhakti 6 oramg dengan murid 26 anak.

SLB Muhammadiyah Dekso merupakan sekolah swasta yang diselenggara kan dan dikelola oleh Yayasan Muhammadiyah Cabang Dekso.

SLB Muhammadiyah Dekso memiliki empat unit gedung yang membentuk persegi yang terdiri ruang kantor, ruang kepala sekolah, ruang kelas, ruang kesenian, ruang keterampilan, ruang perpustakaan, ruang UKS, aula, dan dapur. Di lokasi ini pula (di sebelah barat) terdapat sebuah lapangan tenes.

SLB Muhammadiyah Dekso baru memilki sarana dan prasarana yang cukup sederhana. Di samping gedung yang telah ada tersebut di atas, sekolah juga memilki fasilitas–fasilitas antara lain alat ketrampilan menjahit, perkebunan, perikanan, keterampilan membuat sandal, keterampilan boga (membuat telur asin, membuat bakmi dan membuat es krim), rajut (membuat peci), dan kesenian organ/menyanyi.

B. Profil sekolah

1. Profil Eksternal

a. Georgafi

1) Kondisi Geografis wilayah sekitar sekolah.

SLB Muhammadiyah Dekso berada di wilayah Kecamatan kalibawang yang wilayahnya 40 persen berupa daerah pegunungan, dan berdekatan dengan wilayah kecamatan Samigaluh yang wilayahnya 100 persen berupa pegunungan.

2) Transportasi

Transpotasi penduduk untuk yang berada di pinggir jalur umum banyak menggunakan kendaraan umum, tetapi yang jauh dari jalur umum satu-satunya alat transpotasi adalah ojek, yang rata-rata sekali jalan antara Rp. 15.000,00 s/d Rp. 20.000,00.

b. Demografi

Jumlah anak usia sekolah khusus untuk wilayah Desa Banjararum dari jumlah penduduk sebesar 10.470 adalah sebagai berikut :

- TK = 128 anak

- SD = 3301

- SMP/SLTP = 2749

- SMA/SMK = 2798

- Akademi(D.1 – D.2) = 444

- S.1 – S.3 = 324

Untuk anak Berkebutuhan Khusus dari 8 desa diantara 11 desa atau kelurahan yang sempat didaftar terdapat 32 anak yang belum masuk sekolah, dan itu semua anak usia sekolah.

c. Ekonomi

Mata pencaharian warga masyarakat setempat adalah sebagai berikut :

- PNS = 426

- TNI/Polri = 342

- Pegawai swasta = 1055.

- Tani = 3436

- Tukang = 253

- Buruh = 854

- Pensiunan = 868

- Pekerja jasa = 209

Dari sejumlah petani tersebut di atas rata-rata lahan garapan kurang dari 1000 meter persegi. Sehingga dilihat dari lahan garapan tersebut pendapatan perkapita relatif rendah.

d. Keamanan

Keamanan masyarakat secara umum cukup kondusif. Hanya saja karena letak SLB Muhammadiyah Dekso tidak di tengah-tengah pemukiman penduduk, melainkan di tengah lahan pertanian yang relatif agak jauh dari pemukiman sehingga penjaga sekolah sangat dibutuhkan bagi SLB Muhammadiyah Dekso. Namun sampai saat ini alhamdulillah keamanan masih cukup terkendali.

2. Profil Internal

a. Identitas Sekolah

1) Nama sekolah : SLB MUHAMMADIYAH DEKSO

2) NSS : 101040401232

3) Alamat sekolah : Jl. Dekso-Samigaluh, No. 56 Banjararum

Kalibawang.

4) Tahun didirikan : 1989

5) Status sekolah : Swasta

6) Nama yayasan : Muhammadiyah

7) SK Kelembagaan : No. 0268/I.13/H/Kpts/1989

Tanggal 30 November 1989

8) Status tanah : Hak Milik

9) Luas tanah : 3.200m2

10) Luas bangunan : 1.238 m2

11) Waktu belajar : Pagi s.d siang

12) Nama Kepala Sekolah : Drs. RUBIJO

13) Nomor SK Kepala Sekolah : No. 724/I.13.III/KPIV/2000 tanggal 14-08-2000

b. Siswa, Kelas, (Rombongan Belajar), Siswa mengulang, Siswa Putus Sekolah, Nilai Ujian Sekolah dan Prestasi Siswa/Sekolah.

1) Jumlah siswa perkelas menurut rombongan belajar, dan jenis kelamin 3 tahun terakhir.

No.


Kelas


Tahun 2005-2006


Tahun 2006-2007


Tahun 2007-2008

Jumlah

Rombel


L


P


Jml


Jumlah

Rombel


L


P


Jml


Jumlah

Rombel


L


P


Jml

1.


TKLB


























1


4


2


6

2.


I.


3


3


1


4


0


0


0


3





7


2


9

3.


II.


1


2


2


4


2


1


2


1





2


3


5

4.


III.


1


1


1


2


0


0


0


1





0


2


2

5.


IV.


2


0


2


2


1


1


1


2





1


1


2

6.


V.


2


2


0


2


3


2


2


2





1


2


3

7.


VI.

















0


0








2


1


3

Jumlah


8


9


8


6


14


6


4


5





17


13


30

2) Data siswa baru tiga tahun terakhir menurut asal perjenis kelamin.

No.


Tahun


Sudah TK


Belum TK


Jumlah

L


P


Jml


L


P


Jml

1.





2004/2005


1


1


2


1


0


1


3

2.





2005/2006


0


1


1


2


1


3


4

3.





2006/2007


0


1


1


4


1


5


6

3) Siswa menurut agama 3 tahun terakhir.

No.


Agama


Tahun 2005-2006


Tahun 2006-2007


Tahun 2007-2008

Kelas


Jml


Kelas


Jml


Kelas


Jml

I


II


III


IV


V


VI


I


II


III


IV


V


VI


I


II


III


IV


V


VI

1.


Islam


3


4


2


1


1


0


10


0


4


4


2


2


0


12


9


4


2


2


3


1


21

2.


Protestan































































3.


Katholik


1








1


1





3


1











2


3


3





1











2


3

4.


Hindu































































5.


Budha































































6.


Jumlah


4


4


2


2


2





13


1


4


4


2


2


3


15


9


5


2


2


3


3


24

4) Jumlah siswa menurut kelompok umur 3 tahun terakhir.

No.


Umur


Tahun 2005-2006


Tahun 2006-2007


Tahun 2007-2008

Kelas


Jml


Kelas


Jml


Kelas


Jml

I


II


III


IV


V


VI


I


II


III


IV


V


VI


I


II


III


IV


V


VI

1.


<>































































2.


8 tahun


1


1














2























1

















1

3.


9 tahun





1














1























2

















2

4.


10 tahun


2




















1





1











2


1


1





1








5

5.


11 tahun


1


1














2








1











1


1

















2

6.


12tahun





1








1





2





3














3





1


3











4

7.


>12 tahun








2


2


1





5





1


2


2


4





9


3








1


3


3


10

8.


Jumlah


4


4


2


2


2





14


1


4


4


2


4





15


8


2


3


2


3


3


24

Data tersebut belum termasuk siswa TK LB

5) Hasil ujian sekolah 3 tahun terakhir.

No.


Mata Pelajaran


Tahun

Tahun 2005-2006


Tahun 2006-2007


Tahun 2007-2008




Agama












PKN












Bahasa Indonesia












Matematika


N I H I L


N I H I L


N I H I L




IPA












IPS












Kertakes












Penjas












Mulok Wajib












Mulok Pilihan









Tiga tahun terakhir SLB M Dekso belum ada yang UAN/UAS

6) Prestasi yangt diperoleh siswa/sekolah 3 tahun terakhir.

No.


Nama Kejuaraan


Tingkat Kejuaraan


Hasil Kejuaraan


Tahun Kejuaraan

1


Akademik












Melukis


Kabupaten


Juara I


2004




SIBI


Kabupaten


Juara II


2005




Mewarnai


Kabupaten


Juara I


2005




CC IPS A


Kabupaten


Juara I


2006

2


Non Akademik












Tenis Meja Pa/B


Porcada DIY


Juara I


2004




Lari 50 meter putri


Kabupaten


Juara I


2005




Lari 50 meter putri


Propinsi


Juara I


2005




Lari 50 meter putri


Korwil


Juara I


2005




Lompat Jauh


Korwil


Juara II


2005




Lari 50 meter putri


Kabupaten


Juara I


2006




Lari 25 meter putri


Soina Nasional


Juara I


2006




Tenis Meja Pa/B


Porcada


Juara II


2006




Tenis Meja Pa/C


Porcada


Juara II


2006




Lempar Bola Kecil/Pi/B


Porcada


Juara III


2006




Lompat Jauh Pi/C


Porcada


Juara III


2006

7) Jumlah siswa mengulang 3 tahun terakhir.

No.


Tahun


Kelas I


Kelas II


Kelas III


Kelas IV


Kelas V


Kelas VI


Jumlah




2004/2005





3














3




2005/2006
























2006/2007














































8) Jumlah siswa putus sekolah 3 tahun terakhir.

No.


Tahun


Kelas I


Kelas II


Kelas III


Kelas IV


Kelas V


Kelas VI


Jumlah




2004/2005





2


















2005/2006
























2006/2007








1





































9) Jumlah siswa mutasi 3 tahun terakhir.

No.


Tahun


Kelas I


Kelas II


Kelas III


Kelas IV


Kelas V


Kelas VI


Jumlah




Nihil
































































































10) Rekapitulasi ketidakhadiran siswa 3 tahun terakhir.

No.


Bulan


Tahun 2005-2006


Tahun 2006-2007


Tahun 2007-2008

Kelas


Jml


Kelas


Jml


Kelas


Jml

I


II


III


IV


V


VI


I


II


III


IV


V


VI


I


II


III


IV


V


VI




Januari





2












































1















Februari





2












































1















Maret


1


2












































1















April


1


2












































1















Mei


1


2




























































Juni


1


2




























































Juli





2












































1















Agustus


















































1















September


















































1















Oktober


















































1















November


















































1















Desember


















































1















Jumlah































































c. Fasilitas Sekolah

1) Kondisi sarana dan prasarana

No.


Jenis Ruangan


Jumlah


Luas m2


Kondisi


Pemanfaatan


Ket







Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

A


Lahan





3.200
























Lahan terbangun





1.238
























Lahan terbuka





800














v









Lahan kegiatan praktek






























Lahan pengembangan



























B


Ruang Pendidikan






























Ruang kelas


3


240


v








v












Ruang Lab IPA


1


84








v





v









Ruang Lab Komputer






























Ruang Lab Bahasa






























Ruang Lab. ...






























Ruang Olah Raga


1


140


v








v












Ruang Perpustakaan






























Ruang Kesenian






























Ruang Ketrampilan


2


48








v


v









C


Ruang Administrasi






























Ruang Kepala Sekolah


1


32


v








v












Ruang Guru


1


40


v








v












RuangT.U.


1


16


v








v












Ruang produksi



























D


Ruang Penunjang






























Ruang Ibadah/musholla






























Ruang UKS






























Ruang Koperasi






























Kamar mandi/WC


8


11


2





6


v












Ruang Serba Guna






























Ruang Bimbingan






























Ruang dapur


1


80











v












Ruang asrama


1


80











v









2) Infrastruktur

No.


Jenis Barang/Bangunan


Jumlah


Kondisi


Pemanfaatan


Ket

Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

A


Pagar Bumi


1


v








v












Tembok Penahan


1








v


v












Tiang Bendera


1


v














v






Menara Air














v












Bak Air














v









B


Bak Sampah














v












Saluran Air/Sanitasi


1


v








v












Selasar














v












Lapangan upacara


1


v








v












Jaringan Internet














v












Jaringan Listrik


1


v








v












Jaringan Air


1


v








v












Jaringan Telepon


1





v





v





































3) Perabot

No.


Jenis Perabot


Jumlah


Kondisi


Pemanfaatan


Ket

Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

A


Perabot Pendidikan



























Meja siswa


40


v








v












Kursi siswa


40


v








v












Papan tulis


6


v








v












White Board



























Papan pajangan


1


v








v









B


Perbot Administrasi



























Meja Kepala Sekolah


1


v








v












Kursi Kepala Sekolah


1


v








v












Meja guru


8


v








v












Kursi Guru


8


v








v









C


Papan Penunjang



























Rak buku


2


v








v












Almari


3


v








v









4) Lingkungan fisik sekolah

No.


Jenis


Volume


Keterangan




Luas gedung


1.238 m2


Sebagian lantai retak




Luas halaman


200 m2






Panjang Pagar Permanent


63 m


Sebagian rusak berat




Pohon pelindung


2






Luas Taman









Luas Kebun


800 m2


Lokasi jauh dari SLB

5) Sumber dan kualitas air.

a. Sumber air berasal dari : Air PAM, Air Sumur,

b. Kualitas air : Sedang

6) Bahan Pustaka

No.


Jenis Buku


Jumlah


Kondisi


Pemanfaatan


Ket

Judul


Eks


Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

A


Agama


Pendkn Agama Islam


2


v








v












PKN


PPKN/C


20


v








v












Bahasa Indonesia


Bahasa Indonesia/C


30


v








v












Matematika


Matematika/C


30


v








v












IPA


IPA/C


16


v








v












IPS


IPS/C


16


v








v












Kertakes





24


v








v












Penjas





-





















B


Mulok Wajib


Bahasa Jawa


12


v








v












Mulok Pilihan


-
























7) Buku Perpustakaan

No.


Jenis Buku


Jumlah


Kondisi


Pemanfaatan


Ket

Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

1.





Referensi


21


15


6





v









2.






Ensiklopedi


7


5


2





v









3.






Kamus


8


8








v









4.






Cerita fiksi


14


14














v



5.






Ketrampilan pertanian


18


18








v









6.






Ketrampilan peternakan


4


4








v









8) Alat bantu pembelajaran

No.


Jenis Alat Bantu Pembelajaran


Jumlah


Kondisi


Pemanfaatan


Ket

Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

A


Tape Recorder


1








1


v












Globe


2


1





1


v












Peta


3


v








v












Mikroskop



























VCD Player + TV



























TV tanpa VCD Player


1


v








v












VCD Player


0
























KIT IPA



























Komputer untuk KBM


0
























Alat ketrampilan jahit


4


2


2





v












Alat ketrampilan boga


1 set


1








v









B


Peralatan olah raga



























(Tenis lapangan)


1 set


1 set








V












(Tenis meja)


1 set


1 set








V












(Tenis bulu tangkis)


1 set


1 set








v









9) Alat mesin kantor

No.


Jenis mesin kantor


Jumlah


Kondisi


Pemanfaatan


Ket

Baik


Rusak Ringan


Rusak Berat


Dipakai


Tidak


Jarang

A


Komputer


2


1


1





1









1.






Mesin ketik


1








1












2.






Mesin stensil
























3.






Brankas
























4.






Printer


3





1


2


v









d. Ketenagaan

No.


Jenis guru


Jumlah perjenis kelamin


Jumlah perstatus kepegawaian


Jumlah pertingkat pendidikan

L


P


Jml


PNS


GTY


GBS


GTT


SMA/

SMK


SPG


D1


D2


D3


S1


S2

1.





Kepala Sekolah


1





1


1


























1



2.






Guru Kelas


6


3


9


4


4


1














6


1


2



3.






Guru Penjas










































4.






Guru Mulok










































5.






Guru Kesenian










































6.






Guru Agama


1


1


2


1


1























2



7.






T.U.


1





1











1


1


















8.






Tukang Kebun










































9.






Penjaga Malam










































10.






Satpam










































11.






Tehnisi










































12.






Laborat










































13.






Pustakawan










































14.






Jumlah


9


4


13


6


5


1


1


1








6


1


5



e. Pemakaian Listrik

1) Sumber listrik : a. PLN

2) Voltase : a.. 220 Volt

3) Daya : a.. 900 KWH

f. Bantuan/Block Grant dan Beasiswa.

1) Bantuan /Block Grant/BOS/PMTAS yang pernah diterima sekolah 3 tahun terakhir.

No.


Tahun Menerima


Jenis Bantuan


Sumber Bantuan


Besar Bantuan


Dana Pendamping


Peruntukan Dana

1.





2005


PMTAS


Propinsi


4.389.000,00





Penambahan gisi anak

2.





2005


BOS


Propinsi


7.500.000,00


0


operasional

3.





2005


BOS


Pusat


1.997.500,00


0


operasional

4.





2006


BOS


Pusat


4.913.000,00


0


Operasional dan buku

5.





2006


Imbal swadaya


Propinsi


50.000.000,00


2.500.000,00


Rehab ruang asrama

6.





2006


BOS


Propinsi


10.000.000,00


0


operasional

7.





2007


BOS


Pusat


1.079.500,00


0


operasional

2) Beasiswa yang diperoleh siswa 3 tahun terakhir.

No.


Jenis Beasiswa


Jenis Kelamin


Sumber Beasiswa


Dana/bln/siswa


Jumlah dana seluruhnya

L


P


Jml

1


Pristasi


6


8





APBD


420.000,00


5.880.000,00

2


Pristasi


6


8


14


APBD


450.000,00


6.300.000,00

g. Analisis Situasi Sekolah

No.


Uraian


Situasi sekolah saat ini


Situasi sekolah yang diharapkan


Kesenjangan




Pemerataan pendidikan

a. Penduduk usia sekolah

b. Siswa seluruhnya dan usia sekolah

c. Penduduk usia masuk sekolah

d. Siswa baru tingkat I SD seluruhnya dan usia 7 tahun.

e. Lembaga/Sekolah

f. Kelas (rombongan Belajar)

g. Guru (trmasuk kepala sekolah)

h. Ruang Kelas

i. Lulusan


24

24

32

4

Swasta

8

7

3

0


56

56

32

10

Swasta

12

12

4

0


Belum ada anak peserta UAS/UAN




Efisiensi

1. Jumlah Keluaran

2. Jumlah tahun siswa

3. Jumlah putus sekolah

4. Jumlah siswa mengulang

5. Rata-rata lama belajar

6. Tahun siswa terbuang

7. Tahun masuk perlulusan

8. Rasio keluaran permasukan

9. angka bertahan

10. Koefisien efisiensi


0

3

3

5 jam

0



0

0

0

5 jam






Relevansi

1. Siswa baru SLB menurut asal

2. USEK masukan dan lulusan

3. Mengulang, putus sekolah, lulusan

4. Guru menurut kelayanan mengajar, ijasah, jurusan ijasah, bidang studi

5. Buku, ruang kelas menurutkondisi

6. Fasilitas sekolah

7. Siswa



5

0

1

belum sesuai

Buku cukup, ruang kurang

Kurang

24


10

0

0

jumlah dan jurusan sesuai dengan peserta didik yang dihadapi

ruang kelas dan asrama

Cukup Miimal 40


Banyaknya orang tua yang belum sadar akan pentingnya sekolah

Masuk dengan essesement dan belum menyelenggarakan UAS/UAN tiga tahun terakhir

Permintaan orang tua untuk mengambil anaknya karena alasan transprot

Menanti penempatan dari pemerintah, ternyata penempatan baru harus di SLB N

Keterbatasan anggaran

Keterbatasan anggaran

Keterbatasan anggaran

Tempat tinggal anak jauh

h. Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2005-2010

i. Visi

Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi insan yang trampil, berakhlak mulia, taqwa, sehat, berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab .

Indikator :

1) Unggul dalam bidang Ketrampilan Busana

2) Unggul dalam bidang Ketrampilan Boga

3) Unggul dalam bidang Fotografer

4) Unggul dalam bidang Pertanian

5) Unggul dalam bidang Perikanan

6) Unggul dalam bidang Penguasaan dan amalan ilmu agama

7) Mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi

ii. Misi

1) Mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan bakat dan minat serta menyesuaikan dengan kebutuhan anak dan lingkungan.

2) Menjadikan peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan, mampu beradaptasi dan berpartisipasi aktif di masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya.

3) Menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait baik swasta maupun pemerintah dalam memberikan layanan tuntas bagi peserta didik.

Melaksanakan

1) Pengajaran berbagi ketrampilan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan lingkungan peserta didik.

2) Pengajaran yang berorientasai pada pengembangan kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotor, sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan peserta didik.

3) Pengajaran agama sesuai dengan agama dan keyakinan peserta didik

4) Praktek ketrampilan yang sesuai dengan potensi yang ada di lingkungan sekolah dan peserta didik.

5) Kerjasama dengan dunia usaha/Industri yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.

6) Diklat ketrampilan bagi guru dan peserta didik

7) Penggalian dana dari sumber-sumber yang ada dan mungkin dapat dijangkau

Mengikutsertakan .

1). Guru dalam diklat-diklat ketrampilan yang diselenggarakan baik oleh pemerintah maupun badan-badan atau lembaga-lembaga sosial.

2) Peserta didik dalam Dunia usaha/industri (magang)

iii. Tujuan sekolah

Pada tahun 2010 diharapkan akan :

1) Peningkatan sekor Menejemen/ Kelembagaan sekolah berupa :

- Personil dalam struktur organisasi sekolah semua terpenuhi dan dapat berfungsi secara maksimal

2) Peningkatan sekor KBM

- Mampu mengantarkan anak tunanetra/tunarungu wicara ke jenjang pendidikan di atasnya

- Mampu mengajarkan minimal 5 jenis ketrampilan boga bagi anak tunagrahita yang mampu bersaing di pasar umum.

- Mampu membekali peserta didik dengan ketrampilan menjahit model,

- Mampu membekali peserta didik untuk ketrampilan pertanian, baik pertanian tanaman makanan, maupun hias

- Mampu membekali peserta didik dengan ketrampilan perikanan, dari pembuatan benih, sampai pembesaran dan proses penjualan.

- Mampu membekali kemampuan 4 M bagi anak tunagrahita ( membaca, menulis, menghitung dan memahami)

3) Peningkatan sektor sarana prasarana

- Memiliki gedung yang meliputi :

- Ruang kelas sejumlah robongan belajar.

- Ruang asrama yang mampu menampung minimal 30 peserta didik.

- Ruang UKS

- Ruang Ibadah (Mushola)

- Ruang perpustakaan

- Ruang ketrampilan

- Ruang administrasi

- Ruang pertemuan/pameran hasil karya peserta didik

- Kamar mandi dan WC 10 buah

- Memiliki alat ketrampilan berupa :

- Ketrampilan boga yang komplit

- Ketrampilan fotografer berupa 2 unit komputer minimal pentium 4

- Memiliki lap thop dan proyektor sebagai sarana sosialisasi

- Miliki alat membuat sandal non manual

- Memiliki perangkat mesin jahit, manual dan elektrik

4) Peningkatan Sektor Keuangan

- Memiliki sumber dana yang cukup terutama dari hasil produk sekolah (tidak selalu menggantungkan bantuan dari luar)

5) Peningkatan sektor personil

- Memiliki guru berijasah S.1 minimal 15 orang

- Memiliki penjaga asrama minimal 4 orang

- Memiliki guru BP

- Memiliki guru/tenaga ketrampilan (Ketrampilan boga, busana, fotografer, pertanian)

6) Peningkatan sektor Humas

- Pemerintah, lembaga-lembaga yang ada di kecamatan Kalibawang dan Samigaluh mendukung sepenuhnya maju dan lajunya proses pengajaran di SLB M dekso.

- Lembaga-lembaga usaha/ industri mau bekerja sama dengan sekolah

iv. Identifikasi tantangan nyata

1) Personil dalam struktur organisasi sekolah belum dapat terpenuhi dan berfungsi secara maksimal

2) Pengajaran ketrampilan masih terbatas pada ketrampilan yang dimiliki oleh guru yang ada

3) Fasilitas alat ketrampilan terutama ketrampilan boga dan embuat sandal masih semuanya manual

4) Gedung esks SPG M Dekso yang sekarang dipakai untuk SLB jumlah ruang banyak tetapi mayoritas bagian lantai ambles sehingga tidak dapat difungsikan dengan obtimal termasuk kamar-mandi dan WC

5) Pintu gapura masuk ke komplek SLB belum terbangun sehingga banyak masyarakat yang belum mengetahui kalau di situ ada SLB

6) Sumber dana hampir seluruhnya masih mengandalkan bantuan

7) Hasil produk-produk sekolah belum dapat bersaing dengan produk luar karena alat masih manual

8) Jumlah personil masih kurang, baik guru kelas, guru ketrampilan, penjaga asrama, maupun tenaga ahli.

9) Masyarakat, terutama keluarga yang memunyai ABK masih enggan menyekolahkan anaknya ke SLB karena kurang sosialisasi, serta kurangnya sarana transpotasi yang murah di lingkungan masyarakat.

10) Sebagian anggota masyarakat dan pemerintah setempat masih kurang pro aktif dalam penanganan ABK

v. Program-program strategis untuk mencapai tujuan

1) Pengembangan Menejemen Sekolah

2) Pengembangan KBM

3) Pengembangan Sarana Prasarana

4) Pengembangan Keuangan

5) Pengambangan Personil

6) Pengembangan Hubungan Masyarakat

a) PelaksanaanProgram 1 (Pengembangan Menejemen Sekolah)

1) Menyempurnakan Struktur Organisasi dan memfungsikannya secara maksimal dari masing masing personil kelembagaan

2) Menciptakan iklim kerja yang sehat dengan cara menumbuhkan rasa kekeluargaan dan rasa memiliki sekolah yang tinggi, diantaranya dengan pertemuan rrutin menyelesaikan problem dan pekerjaan sekolah dengan tempat di rumah masing-masing guru secara bergilir.

3) Penataan personil guna menganalisis kebutuhan personil

4) Penyempurnaan administrasi sekolah,

b) Pelaksanaan Program 2 (Pengembangan KBM)

1) Meningkatkan KBM yang mampu mengoptimalkan kemampuan siswa, baik untuk kemandirian maupun untuk persiapan ke jenjang berikutnya

2) Memanfaatkan sumber belajar yang ada di sekeliling sekolah

3) Mengkorolasikan materi pembelajaran dengan tuntutan lingkungan

4) Menekankan pada 4 M, yaitu membaca, memahami, menulis dan menghitung

5) Pembelajaran KBM ketrampilan yang terpadu dan komperhensif

6) Menumbuhkan rasa percaya diri bagi anak dengan membekali ketrampilan yang banyak agar mampu bersaing dan berguna dalam lingkungan hidupnya.

c) Pelaksanaan Program 3 (Pengembangan Sarana Prasarana)

1) Membangun pergedungan ruang kelas yang kondusif, yang berjumlah sesuai dengan jumlah rombongan kelas

2) Membangun pergedungan ruang asrama yang mampu menampung ABK di wilayah kecamatan Kalibawang dan Samigaluh dan Membangun Gedung untuk masing ruang ketrampilan (termasuk studio foto)

3) Merahab dan membangun kamar mandi, dan WC sesuai dengan kebutuhan warga sekolah

4) Membuat Gapura/Pintu masuk dan Papan Nama yang permanen

5) Penataan personil guna menganalisis kebutuhan personil

6) Membangun minimal empat ruang ketrampilan, yaitu ruang ketrampilan menjahit, foto grafer, membuat sandal, dan boga

7) Menciptakan lahan praktek ketrampilan pertanian dan perikanan

8) Membuat atau merenovasi ruang kosong untuk ruang asrama yang mampu menampung minimal 20 anak

9) Mengupayakan alat ketrampilan foto digital/handycamp, serta komputer minimal pentium 4 berserta printernya sejumlah 2 unit

10) Mengupayakan alat ketrampilan pembuatan sandal berupa alat pres elektric, maupun gerenda duduk

11) Menambah alat ketrampilan boga

12) Memperluas jaringan komunikasi dengan mengupayakan jaringan internet

13) Mengupayakan sanggar kerja dan mengupayakan tenaga ketrampilan, baik ketrampilan fotografer, boga, dan yang yang lainnya yang profesional

d) Pelaksanaan Program 4 (Pengembangan Keuangan)

1) Mencari sumber dana baik insidental maupun tetap, minimal mampu mengumpulkan Rp. 150 juta pertahun

2) Mengupayakan anggaran asrama dengan mencari donatur, baik lembaga pemerintah, maupun swasta, atau perorangan.dengan kapasitas anak asrama 20 anak.

3) Memasarkan hasil prodak siswa

4) Membuat show room

e) Pelaksanaan Program 5 (Pengambangan Personil)

1) Mengupayakan jumlah guru yang sesuai dengan jumlah rombongan belajar dan sesuai dengan jurusan di kelasnya

2) Menyelenggarakan diklat ketrampilan bagi guru-guru ketrampilan yang sudah ada dengan mendatangkan tutor dari luar (Diklat ketrampilan boga, fotografer, dan menjahit)

3) Mengupayakan guru ketrampilan yang profesional

4) Mengupayakan tenaga tetap asrama

5) Mengupayakan guru BP, dan menjalis hubungan kerja dengan tenaga medis terdekat.

f) Pelaksanaan Program 6 (Pengembangan Hubungan Masyarakat )

1. Menjalin kerja sama yang harmonis dengan komite, orang tua, dan masyarakat lingkungan

2. Menyelenggarakan sosialisasi ABK Kepada orang tua ABK yang belum sekolah, bersama para pejabat terkait di 2 kecamatan (Kalibawang dan Samigaluh)

3. Menjalin hubungan kerja sama dan saling membantu antara sekolah dan yayasan

4. Menjalin hubungan kerja sama dan saling membantu antara sekolah dan Pemerintah

5. Menjalis hubungan kerja sama dan saling membantu antara sekolah dan Dunia Usaha/Industri

6. Kunjungan ke rumah siswa yang bermasalah

7. Mengunjungi keluarga yang memiliki ABK usia sekolah yang belum sekolah

8. Mengunjungi tempat-tempat industri yang memungkinkan untuk tempat memagangkan peserta didik.

vi. Hasil yang diharapkan.

a. Pengembangan Menejemen Sekolah

No.


Sasaran


Tahun

2006/2007


2007/2008


2008/2009


2009/2010

1


Menyempurnakan Struktur Organisasi dan memfungsikannya secara maksimal dari masing masing personil kelembagaan


V









2


Menciptakan iklim kerja yang sehat dengan cara menumbuhkan rasa kekeluargaan dan rasa memiliki sekolah yang tinggi, diantaranya dengan pertemuan rutin menyelesaikan problem dan pekerjaan sekolah dengan tempat di rumah masing-masing guru secara bergilir


V









3


Penataan personil guna menganalisis kebutuhan personil


V









4


Penyempurnaan administrasi sekolah


V









b. Pengembangan KBM

No.


Sasaran


Tahun

2006/2007


2007/2008


2008/2009


2009/2010

1


Meningkatkan KBM yang mampu mengoptimalkan kemampuan siswa, baik untuk kemandirian maupun untuk persiapan ke jenjang berikutnya


V









2


Memanfaatkan sumber belajar yang ada di sekeliling sekolah



V









3


Mengkorolasikan materi pembelajaran dengan tuntutan lingkungan


V









4


Menekankan pada 4 M, yaitu membaca, memahami, menulis dan menghitung


V









5


Pembelajaran KBM ketrampilan yang terpadu dan komperhensif


V









6


Menumbuhkan rasa percaya diri bagi anak dengan membekali ketrampilan yang banyak agar mampu bersaing dan berguna dalam lingkungan hidupnya


V









c. Pengembangan Sarana Prasarana

No.


Sasaran


Tahun

2006/2007


2007/2008


2008/2009


2009/2010

1


Membangun pergedungan ruang kelas yang kondusif, yang berjumlah sesuai dengan jumlah rombongan kelas








V



2


Membangun pergedungan ruang asrama yang mampu menampung ABK di wilayah kecamatan Kalibawang dan Samigaluh Membangun Gedung untuk masing ruang ketrampilan (termasuk studio foto)








V



3


Merab dan membangun kamar mandi, dan WC sesuai dengan kebutuhan warga sekolah


V


V






4


Membuat Gapura/Pintu masuk dan Papan Nama yang permanen


V


V






5


Penataan personil guna menganalisis kebutuhan personil


V









6


Membangun minimal empat ruang ketrampilan, yaitu ruang ketrampilan menjahit, foto grafer











V

7


Menciptakan lahan praktek ketrampilan pertanian dan perikanan





V






8


Membuat atau merenovasi ruang kosong untuk ruang asrama yang mampu menampung minimal 20 anak





V






9


Mengupayakan alat ketrampilan foto digital/handycamp, serta komputer minimal pentium 4 berserta printernya sejumlah 1 unit dan lap thop vcd proyektor


V


V


V



10


Mengupayakan alat ketrampilan pembuatan sandal berupa alat pres elektric, maupun gerenda duduk





V






11


Menambah alat ketrampilan boga


V


V






12


Memperluas jaringan komunikasi dengan mengupayakan jaringan internet





V






13


Mengupayakan sanggar kerja dan mengupayakan tenaga ketrampilan, baik ketrampilan fotografer, boga, dan yang yang lainnya yang profesional








V



d. Pengembangan Keuangan

No.


Sasaran


Tahun

2006/2007


2007/2008


2008/2009


2009/2010

1


Mencari sumber dana baik insidental maupun tetap, minimal mampu mengumpulkan Rp. 150 juta pertahun





V


V


V

2


Mengupayakan anggaran asrama dengan mencari donatur, baik lembaga pemerintah, maupun swasta, atau perorangan.





V


V


V

3


Memasarkan hasil prodak siswa





V


V


V

4


Membuat show room











V

e. Pengembangan Personil

No.


Sasaran


Tahun

2006/2007


2007/2008


2008/2009


2009/2010

1


Mengupayakan jumlah guru yang sesuai dengan jumlah rombongan belajar dan sesuai dengan jurusan di kelasnya





V


V


V

2


Mengupayakan guru ketrampilan yang profesional





V


V


V

3


Mengupayakan tenaga tetap asrama





V


V



4


Menyelenggarakan diklat ketrampilan bagi guru-guru ketrampilan yang sudah ada dengan mendatangkan tutor dari luar (Diklat ketrampilan boga, fotografer, dan menjahit)

.





V


V


V

5


Mengupayakan guru BP, dan menjalis hubungan kerja dengan tenaga medis terdekat.





V


V


V

f. Pengembangan Hubungan Masyarakat

No.


Sasaran


Tahun

2006/2007


2007/2008


2008/2009


2009/2010

1


Menjalin kerja sama yang harmonis dengan komite, orang tua, dan masyarakat lingkungan


V









2


Menjalin hubungan kerja sama dan saling membantu antara sekolah dan yayasan


V









3


Menjalin hubungan kerja sama dan saling membantu antara sekolah dan Pemerintah


V









4


Menjalis hubungan kerja sama dan saling membantu antara sekolah dan Dunia Usaha/Industri


V









5


Menjalin kerja sama yang harmonis dengan komite, orang tua, dan masyarakat lingkungan


V









6


Kunjungan ke rumah siswa yang bermasalah


V


V


V


V

7


Mengunjungi keluarga yang memiliki ABK usia sekolah yang belum sekolah


V


V


V


V

8


Mengunjungi tempat-tempat industri yang memungkinkan untuk tempat memagangkan peserta didik.





V


V


V

B. Orientasi Kasus

Dalam kesempatan ini kami sengaja mengambil sampel satu dari sejumlah 26 anak dengan pertimbangan bahwa kemampuan akademis anak tersebut masih dapat ditingkatkan dengan diberikannya bimbingan belajar secara rutin. Anak yang dimaksud adalah:

a. Identitas anak

Nama : Kurnia Widi Astuti

Tempat Tanggal Lahir : Kulon Progo, 29 Juli 1995

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Status Anak : Kandung

Anak ke : Pertama dari dua

Nama Sekolah : SLB Muhammadiyah Dekso

Kelas : III/SDLB/C

Alamat Rumah : Ngipikrejo II, Banjararum, Kalibawang,

Kulon Progo

b. Identitas Ayah

Nama lengkap :

Tempat tanggal lahir : Kulon Progo, 15 Juni 1965

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Pendidikan : SMEA

Pekerjaan : Karyawan

Alamat : Ngipikrejo II, Banjararum, Kalibawang,

Kulon Progo

c. Identitas Ibu

Nama lengkap : Sulikah

Tempat tanggal lahir : Kulon Progo, 12 Februari 1966

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Pendidikan : SD

Pekerjaan : Ibu rumah tangga

Alamat : Ngipikrejo II, Banjararum, Kalibawang,

Kulon Progo

Klien menempati ruang kelas berukuran kira – kira 3 x 3 ½ meter. Bagian luar dan dalam ruangan kelas lumayan bagus. Sepanjang ruangan kelas itu sebelah kiri terdiri tiga jendela kaca yang besar dan korden warna merah hati, menambah kesan semakin bersih ruangan itu. Di ruang itu terdiri dari empat meja dan empat kursi, satu papan tulis beserta papan kapur, satu meja dan kursi guru, almari guru, daftar siswa, jadwal piket, jadwal pelajaran, daftar perabot kelas. Ruang ini juga digunakan untuk ruang praktek bimbingan. Pelaksanaan praktek bimbingan sampai saat ini belum memliki ruang khusus. Pelaksanaan bimbingan umumnya di sekolah ini oleh kepala sekolah sepenuhnya diserahkan kepada wali kelas masing-masing.

C. Hasil Asesmen

Data yang diperoleh melalui assessment dengan teknik observasi, wawancara dan pertemuan dengan orangtua adalah sebagai berikut:

a. Keadaan Kognitif

Kognisinya rendah, sulit memahami konsep bentuk huruf, belum mampu menulis secara benar menurut kaidah bentuk antara bentuk balok dengan bentuk gedrik, jadi dalam menulis hanya sesuka dia bentuknya ya kadang bentuk balok, kadang bentuk gedrik dalam satu kata atau bahkan suku kata. Kemampuan yang rendah disebabkan kemungkinannya karena tidak ada dorongan dari wali sebab klien ini hanya ikut neneknya yang usianya sudah tua, kedua orang tuanya bekerja di Jakarta sehingga anak kurang perhatian yang cukup untuk dorongan belajarnya. Untuk berhitung baru sampai sepuluh itupun belum lancar kecuali dibimbing.

b. Keadaan Emosi

Pemalu.

Kemungkinan klien pemalu disebabkan karena ada suatu penyakit yang berada di antara kedua mata yaitu semacam benjolan yang kadang-kadang bisa berubah agak membesar. Pengalaman nyata waktu mengikuti POR SOIna di Temanggung, bangun pagi saat itu di wajah klien terilhat bengkak, dan saat mengikuti latihan pertama kali di Jogja klien ini menangis tidak mau berlatih. Pada waktu tes IQ pun klien menagis tidak mau masuk untuk melakukan tes, kebetulan teman saya mendampinginya ketiga proses itu. Hal ini ditunjukkan dengan sikap anak lebih banyak menunduk bila berpapasan / bertemu dengan guru.

c. Keadaan Sosial

Secara sosial subyek baik, dapat menyesuaikan diri dan bekerja sama dengan teman-teman di sekolah maupun di rumah. Bila disuruh terutama oleh guru cenderung penurut.

d. Keadaan Motorik

§ Motorik kasar

Motorik kasarnya bagus dengan ditunjukkan kemampuan dalam hal menendang, melompat, melempar, berlari, dan anak mampu bersepeda. Pernah jadi juara I (pertama) lari 50 m putri pada saat POR SOIna di Temanggung

§ Motorik halus

Secara umum motorik halusnya sudah berkembang secara optimal terbukti si klien mampu menulis kalimat, namun masalah bentuk yang kurang tepat sesuai dengan bentuk yang seragam. (misal kalau bentuk gedrik ya gedrik semua tidak dicampur dengan bentuk balok)

D. Permasalahan

- Pemahaman konsep bentuk tulisan yang masih rancu (bingung)

- Pemalu dan cugetan (bahasa jawa) emosinya sedikit kurang stabil (hal yang sering terjadi dalam suasana bercanda anak sering mudah tersinggung dan terus menjadi ngambek diam tidak mau berbuat apa-apa)

BAB II

RANCANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Strategi Bimbingan dan Konseling

Strategi adalah merupakan cara untuk mencapai suatu tujuan. Dalam kaitannya dengan Bimbingan ini ditempuh melalui pendekatan individual dalam memberikan Bimbingan Belajar dan Tingkah Laku. Pelaksanaannya dalam bentuk IEP (Individualized Education Program). IEP adalah program yang disusun untuk setiap individu dengan kelainan tertentu. IEP berkaitan dengan fungsi penempatan, lembaga-lembaga yang terkait dalam pendidikan siswa yang bersangkutan, dan aspek lain yang terkait.

Selain melalui program IEP juga pendekatan dengan semi asrama, keduanya agar memberikan pelayanan yang sesuai dan mendukung perkembangan anak.

B. Media Bimbingan dan Konseling

1. Alat Pengumpul Data

a. Tes

Ini dapat berbentuk hasil tes intelegens, tes minat, tes bakat, tes kepribadian.

b. Non tes

Ini dapat berbentuk : pedoman wawancara, pedoman observasi, catatan anekdot, catatan berkala, daftar cek, angket, angket sosiometri, laporan studi kasus.

2. Alat Penyimpan Data

a. Kartu pribadi

Bentuk – bentuk kartu pribadi

• .Kartu

Bentuknya, ukuran, warna sesuai selera yang penting mudah disimpan dalam “filling cabinet” biasanya berukuran kuarto atau folio.

• .Folder

Bentuk mirip dengan kartu hanya bisa dibagi 4 jadi lebih luas akhirnya data yang tersimpan menjadi banyak.

• Boor lets

Bentuknya mirip raport siswa sehingga data yang dicatat luas dan mengungkap aspek yang lengkap.

b. Map

Berguna untuk menyimpan berbagai informasi tentang masing – masing siswa.

c. Disket

Ini lebih praktis karena hanya perlu tempat kecil dan rahasianya terjamin. Dan jaman sekarang ini hampir semua sekolah memiliki fasilitas computer.

d. Buku pribadi / Commulative record

Yaitu alat untuk mencatat dan menyimpan data dari berbagai aspek secara menyeluruh. Buku pribadi merupakan catatan segala sesuatu tentang siswa sekolah tersebut.

3. Alat Perlengkapan Pelaksanaan Bimbingan terdiri :

• Blangko surat : surat panggilan, panggilan orang tua

• Kartu konseling pemberitahuan kunjungan rumah

• Kartu konservasi

• Daftar kasus

• Catatan konferensi kasus

• Kotak masalah

• Papan pengumuman

• Catatan bimbingan kelompok

4. Alat Perlengkapan Administrasi Bimbingan yang meliputi :

• Alat tulis menulis

• Blangko surat untuk laporan

• Agenda surat ke luar

• Surat rujukan

• Agenda surat masuk

• Catatan kegiatan harian

• Buku ekspedisi

• Buku tamu

Berkaitan dengan kondisi subyek yang membutuhkan bimbingan belajar dan bimbingan tingkah laku selain media di atas maka diperlukan media pendukung yang meliputi:

a. Berkaitan dengan media belajar diperlukan:

1). Untuk melatih menentukan konsep bentuk tulisan

Sebagai langkah kesiapan menulis diperlukan media :

• Huruf cetak berbentuk balok dan gedrik serta latin pada selembar kertas

yang sudah beli jadi

• Menyalin bentuk tulisan yang sejenis, misal balok balok semua, gedrik

gedrik semua

2). Contoh bacaan dengan bentuk tulisan balok

3). Contoh bacaan dengan bentuk tulisan gedrik

Praktek memegang pensil dengan posisi yang benar.

b. Media yang berkaitan dengan problem tingkah laku.

1). Berbagai buku cerita tentang tokoh tertentu yang baik.

2). Gambar – gambar tingkah laku yang baik, dan yang jelek.

3). Makanan sebagai hadiah bila siswa bertingkah laku sesuai dengan

harapan.

D. Teknik-Teknik Bimbingan

Pada dasarnya teknik bimbingan konseling Anak Luar Biasa hampir sama dengan anak normal hanya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak didik. Teknik-teknik bimbingan konseling menurut Mortensendan Schmuler (1964:13-65) dikutip oleh Edi Purwanto dan Suhaerini HN dalam buku Bimbingan Konseling Anak Luar Biasa (BKALB) halaman 165, terdiri atas:

• Observasi

• Pengetesan

• Study kasus dan konferensi kasus

• Wawancara

• Comulative record

• Otobiografi

• Pertemuan dengan orangtua

• Sosiometri

• Widiawisata

• Diskusi dan bermain peran

Berkaitan dengan kasus ini penulis hanya menggunakan 3 teknik yaitu:

a). Observasi (pengamatan)

Dengan observasi diketahui kelainan maupun hambatan yang dialami anak observasi ini berguna untuk mendiagnosis masalah Anak Luar Biasa. Observasi dengan menggunakan pedoman observasi terhadap subyek yang akan diobservasi. Laporan observasi terhadap subyek ini berbentuk daftar cek dan catatan anecdotal.

b). Wawancara

Berkaitan dengan Bimbingan Belajar dan Bimbingan Tingkah Laku / Kepribadian wawancaranya untuk mengetahui kemampuan akademik dan kemampuan tingkah laku sehingga bahan wawancara yang disiapkan berupa pedoman wawancara yang berisi tentang daftar pertanyaan tentang kemampuan akademik ketidak mampuannya serta sikap dan perilakunya yang menonjol baik yang positif maupun yang negative. Dalam hal ini wawancara dilakukan dengan guru kelas, guru bidang study, petugas asrama.

c). Pertemuan dengan orangtua

Penulis mengadakan pertemuan dengan orangtua/wali murid (home visit) untuk menggali informasi tentang anak atau bahkan saran bagaimana mensikapi anak.

E. Waktu Pelaksanaan

Bimbingan ini dilaksanakan sebanyak 3 x seminggu yakni tiap hari Senin, Rabu dan Jumat. Hari Senin dan Rabu pada pukul 12.30 - 13.30 untuk bimbingan belajar, sedangkan hari Jumat pukul 08.30 - 09.30 untuk bimbingan sosial dan kepribadian dengan pertimbangan bahwa hari Jumat siswa dan guru senam dari jam 07.15 – 08.00 setelah itu siswa berhak melakukan aktivitas. Pelaksanaannya selama 1 bulan (tanggal 16 April – 16 Mei 2007).

BAB III

PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Rancangan Program Bimbingan Individual Melalui Program IEP

1. Identifikasi Kasus

a. Identitas anak

Nama : Kurnia Widi Astuti

Tempat Tanggal Lahir : Kulon Progo, 29 Juli 1995

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Status Anak : Kandung

Anak ke : Pertama dari dua bersaudara

Nama Sekolah : SLB Muhammadiyah Dekso

Kelas : III/SDLB/C

Alamat Rumah : Ngipikrejo II, Banjararum, Kalibawang,

Kulon Progo

b. Identitas Ayah

Nama lengkap :

Tempat tanggal lahir : Kulon Progo, 15 Juni 1965

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Pendidikan : SMEA

Pekerjaan : Karyawan

Alamat : Ngipikrejo II, Banjararum, Kalibawang,

Kulon Progo

c. Identitas Ibu

Nama lengkap : Sulikah

Tempat tanggal lahir : Kulon Progo, 12 Februari 1966

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Pendidikan : SD

Pekerjaan : Ibu rumah tangga

Alamat : Ngipikrejo II, Banjararum, Kalibawang,

Kulon Progo

2. Kemampuan / Kasus

a. Bidang akademik

§ Membaca : dengan dieja-eja dan pelan-pelan klien mampu membaca, namun untuk mengatur jeda belum bisa baik jadi harus memerlukan pendamping

§ Menulis : Belum mampu baru sebatas membuat lingkaran dan menebalkan itu pun mudah bosan, jika membuat lingkaran bisa bahkan 1 halaman buku itu penuh dengan lingkaran – lingkaran.

§ Berhitung : 1 – 20 belum hafal kecuali urutannya diingatkan oleh guru.

§ Olahraga : Untuk gerakan motorik kasarnya bagus (berlari, melempar, menendang) namun motorik halusnya belum mampu, keseimbangannya sudah bagus.

b. Bidang non akademik

§ Visual : Bagus hanya memiliki kebiasaan memejamkan mata sebelah bila memegang.

§ Auditif : Bagus

§ Perhatian : Mudah beralih, sulit konsentrasi

§ Minat : minat yang tinggi dalam hal solawatan, menyanyi, lagu qosidah.

3. Tujuan Program Bimbingan

a. Bimbingan belajar atau akademik

§ Jangka pendek

Ada kesiapan untuk menulis.

§ Jangka panjang

Mampu membaca dan menulis fungsional (nama sendiri, nama tempat – tempat umum, membaca aturan minum obat, mengenal tulisan tanda – tanda bahaya serta tahu menghindarinya).

b. Bimbingan kepribadian atau tingkah laku

§ Jangka pendek

Melokalisir kebiasaan yang buruk kurang bisa diterima norma – norma yaitu meludahi, memasukkan jari ke mulut, marah tanpa sebab, menyerang.

§ Jangka Panjang

Mengkondisikan siswa agar emosinya stabil.

4. Materi Bimbingan

Mengacu pada kasus diatas, maka materi bimbingan untuk anak tersebut adalah meliputi:

a. Bimbingan belajar atau akademik

· Latihan motorik halus

· Latihan persiapan menulis awal

b. Bimbingan kepribadian atau tingkah laku

§ Melalui cerita tokoh – tokoh tertentu agar siswa mencontoh

(imitasi tokoh tersebut).

§ Memberikan penjelasan bahwa kebiasaan – kebiasaaan tidak baik itu menimbulkan bahaya misalnya kebiasaan memasukkan jari ke mulut itu menjijikkan, tangan menjadi kotor dan bau, bisa berakibat sakit perut.

B. Jadwal Program Bimbingan Belajar dan Bimbingan Tingkah Laku / Kepribadian

No


Hari dan tanggal


Jam


Jenis bimbingan

1.


Senin, 16 – 4 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

2.


Rabu, 18 – 4 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

3.


Jum’at, 20 – 4 – 2007


08.30 – 09.30


Bimbingan Tingkah Laku

4.


Senin, 23 – 4 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

5.


Rabu, 25 – 4 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

6.


Jum’at, 27 – 4 – 2007


08.30 – 09.30


Bimbingan Tingkah Laku

7.


Senin, 30 – 4 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

8.


Rabu, 2 – 5 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

9.


Jum’at, 4 – 5 – 2007


08.30 – 09.30


Bimbingan Tingkah Laku

10.


Senin, 7 – 5 – 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

11.


Rabu, 9 – 5 – 2007


12.00 – 13.00


Libur untuk USEK/ USDA

12.


Jum’at, 11 – 5 – 2007


08.30 – 09.30


Libur untuk USEK/ USDA

13.


Senin, 14 – 5 – 2007


12.00 – 13.00


Libur untuk USEK/ USDA

14.


Rabu, 16 – 5 - 2007


12.00 – 13.00


Bimbingan Belajar

C. Pelaksanaan Bimbingan

Berdasarkan jadwal diatas maka disusun kegiatan Bimbingan Belajar dan Tingkah Laku sebagai berikut :

No


Hari/Tgl.


Kegiatan


Alat


Hasil

1.


Senin,

16-4-2008


Latihan motorik halus (meremas, menggenggam, memasukkan manik-manik dalam lubang botol)


a. manik-manik

b. botol kecil

c. gunting



Ada sedikit bingung, beberapa hal belum mampu. Misalnya memasukkan manik-manik dalam botol masih lama sekali.

2.


Rabu,

18-4-2008


Latihan motorik halus masih sama dengan latihan pertama yang belum mampu dengan latihan terus.


a. Gunting

b. Manik-manik

c. Botol kecil


a. Untuk menggunting belum berpola masih acak-acakan.

b. Memasukkan manik-manik yang paling kecil masih mengalami kesulitan

3.


Jum’at,

20-4-2008


Memberi penjelasan kebiasaan tidur baik tidak akibatnya (memasukkan jari tangan ke mulut, meludahi, bicara kotor)


Subyek langsung


Saat itu klien setuju kadang tidak sadar diulangi lagi

4.


Senin,

23-4-2008


Latihan mencocok, menempel


a. Bantalan pasir

b. Kertas

c. Lem

d. Gunting


Mencocok memegang paku masih kaku hasil cocokannya belum rapi untuk menempel belum pas masih bingung

5.


Rabu,

25-4-2008


Mengulang materi 4 sampai anak mampu


a. Bantalan pasir

b. Kertas

c. Lem

d. Gunting


Sedikit ada kemajuan namun masih sering mudah bosan (diberi pendampingan dan selalu diingatkan)

6.


Jum’at,

27-4-2008


Memberi penjelasan kebiasaan suka mencium


Subyek langsung, gambar anak yang sedang dicium orangtuanya


Saat itu anak mengerti

7.


Senin,

30-4-2008


Latihan membuat garis dalam berbagai bentuk lewat karton


Karton yang sudah dibentuk berbagai garis


Perlu latihan terus, pendampingan dan selalu diingatkan

8.


Rabu,

2-5-2008


Latihan memegang pensil yang betul. Latihan menebalkan berbagai garis, titik-titik, menghubung kan 2 titik, 2 benda


Kertas, pensil dan penggaris


Untuk menghubungkan 2 titik belum mampu

No


Hari/Tgl.


Kegiatan


Alat


Hasil

9.


Jum’at,

4-5-2008


Menceriterakan tokoh-tokoh tertentu baik yang baik maupun yang jelek


a. Buku cerita anak – anak

b. Buku-buku cerita anak sholeh


Saat itu anak mengerti namun diluar kadang diulangi tingkah laku yang tidak baik (menurut teman)

10.


Senin,

7-5-2008


Latihan menghubungkan titik-titik, menghubungkan 2 titik dan menulis diudara


a. Kertas

b. Pensil


Perlu peningkatan

11.


Rabu,

9-5-2008


Libur






12.


Jum’at,

11-5-2008


Libur






13.


Senin,

14-5-2008


Libur






14.


Rabu,

16-5-2008


Latihan menulis awal dari huruf-huruf yang mudah (a, i, u)


Kartu huruf yang di perjelas dengan anak panah sebagai petunjuk gerakan menulis


Perlu latihan terus dan dukungan dari berbagai pihak

BAB IV

EVALUASI DAN TINDAK LANJUT

Setelah diadakan Bimbingan dan Konseling ternyata ada banyak perubahan dalam bidang :

A. Motorik halus

Memiliki kemampuan motorik halus yang meningkat, hal ini ditunjukkan :

a). Mampu meremas, menggenggam, memasukkan manik ke dalam lubang. Untuk lubang yang paling kecil manik harus selalu dibimbing dan diingatkan.

b). Mampu mencocok untuk mencocok kertas menjadi kecil-kecil perlu ditingkatkan.

c). Mampu membuat berbagai bentuk garis.

d). Mampu menghubungkan titik-titik, menghubungkan 2 titik.

e). Mampu menulis huruf yang mudah

Kegiatan diatas perlu selalu pendampingan dan perhatian penuh. Mengingat kondisi kelas 4 anak bila memungkinkan subyek diajar oleh seorang guru.

B. Berkaitan dengan tingkah laku

Subyek memang harus selalu diingatkan, diberi hadiah tiap bertingkah laku sesuai harapan serta menghukum yang mendidik bila bertingkah laku tidak sesuai harapan (mengepel, mencabuti rumput, menyapu).

Hal ini untuk mengkondisikan agar siswa bertingkah laku sesuai harapan.Perlunya pengawasan semua pihak (semua guru, petugas asrama) untuk selalu mengingatkan tingkah laku anak yang memiliki kebiasaan buruk.

C. Rancangan Tindak Lanjut

Berdasarkan hasil bimbingan dengan hasil yang positif maka langkah selanjutnya bimbingan terhadap siswa ini perlu ditingkatkan dengan kerjasama, dukungan semua pihak agar kemampuan anak meningkat dan tingkah laku yang tidak sesuai norma diminimalisir dengan jalan selalu diingatkan dari semua pihak.

D. Pengalaman belajar yang diperoleh siswa

- Ada perubahan tingkah laku dan kesiapan motorik halus sebagai langkah awal untuk menulis.

- Perubahan tingkah laku yang ditempuh melalui hadiah, hukuman dan perhatian semua pihak.

DAFTAR PUSTAKA

Edi Purwanto, Suhaerini HN, ............Bimbingan dan Konseling Anak Luar Biasa Jakarta, Dikti

Mulyono Abdurrahman, (2003) Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar, Jakarta Rineka Cipta

Mardiati Busono, (1998) Diagnosis Dalam Pendidikan, Jakarta, Dikti